Perubahan cuaca yang cepat menuntut adanya sistem pemantauan yang akurat dan efisien. Melalui teknologi Internet of Things (IoT), sensor dapat diintegrasikan dengan mikrokontroler untuk memantau suhu, kelembapan, cahaya, dan hujan secara real time.
Proyek ini menggunakan ESP8266 dengan sensor DHT11, LDR, dan Raindrop untuk mendeteksi serta menampilkan kondisi cuaca secara otomatis — sekaligus menjadi sarana pembelajaran penerapan IoT di bidang lingkungan.
Mendeteksi suhu, kelembapan, cahaya, dan hujan menggunakan sensor DHT11, LDR, dan Raindrop.
Mengintegrasikan modul ESP8266 dengan platform Blynk untuk pemantauan data secara real time.
Menampilkan hasil pembacaan dan klasifikasi cuaca secara informatif melalui LCD 16x2.
Menguji akurasi, kestabilan, dan efisiensi sistem dalam membaca serta mengirimkan data cuaca.
| Komponen | Pin Komponen | Terhubung ke Pin ESP8266 | Keterangan |
|---|---|---|---|
| DHT11 (Sensor Suhu & Kelembapan) | VCC · GND · DATA | 3V · GND · D4 | Sumber daya, ground, jalur komunikasi data digital |
| LDR GL5528 (Sensor Cahaya) | Kaki 1 · Kaki 2 | 3V · A0 (via resistor 10kΩ ke GND) | Tegangan referensi & tegangan analog intensitas cahaya |
| Raindrop Sensor | VCC · GND · D0 | 3V · GND · D0 | Sumber daya, ground, output digital kondisi hujan |
| LCD 16x2 (I2C) | VCC · GND · SDA · SCL | 3V · GND · D2 · D1 | Sumber daya LCD, jalur data & clock I2C |
Setiap komponen terhubung melalui breadboard untuk membaca suhu, kelembapan, cahaya, dan kondisi hujan. Data hasil pembacaan ditampilkan pada LCD serta dikirim ke platform Blynk secara real time.
Program ditulis dengan C++ di Arduino IDE untuk membaca data sensor, mengklasifikasikan cuaca, dan mengirim hasil ke Blynk melalui ESP8266.
Menggunakan pustaka ESP8266WiFi, BlynkSimpleEsp8266, DHT, dan LiquidCrystal_I2C.
Menentukan pin sensor (DHT11 di D4, Raindrop di D0, LDR di A0) dan inisialisasi LCD 16x2 serta koneksi Blynk.
Membaca data sensor, mengolah hasil dengan logika klasifikasi (summarizeWeather()), menampilkan di LCD dan Blynk.
Menjalankan Blynk.run() dan timer.run() agar sistem tetap aktif dan responsif.
Login ke blynk.io, masuk Developer Zone, buat template baru dengan board ESP8266 dan koneksi WiFi.
Buka menu Datastreams, tambahkan virtual pin (V1, V3, V4, V5) sesuai kode program.
Di menu Web Dashboard, tambahkan panel monitoring suhu, cahaya, hujan, dan ringkasan cuaca.
Pilih "Create from Template", catat Template ID, Template Name, dan Auth Token.
Sesuaikan credentials pada kode (SSID, password, Auth Token), lalu pantau hasil pembacaan cuaca secara live di dashboard Blynk.
| Sensor | Hasil Pengujian |
|---|---|
| Raindrop LM393 | Saat permukaan basah, sistem membaca kondisi "Hujan" dan LCD menampilkan status tersebut; saat kering, tampilan berubah ke "Tidak Hujan". |
| LDR (Cahaya) | Cahaya terang menampilkan "Cerah/Terik", kondisi redup "Berawan/Sejuk", dan gelap "Mendung". Nilai intensitas juga terlihat di Blynk (V3). |
| DHT11 (Suhu & Kelembapan) | Membaca suhu (°C) dan kelembapan (%RH), berubah sesuai kondisi lingkungan, ditampilkan pada LCD dan Blynk (V1). |
Sistem berhasil mendeteksi, mengirim, dan menampilkan data cuaca secara real time. DHT11 membaca suhu 25–34°C dan kelembapan 60–85%, LDR mendeteksi intensitas cahaya untuk klasifikasi cerah hingga mendung, sedangkan Raindrop Sensor menampilkan status hujan secara langsung saat mendeteksi air.
Data terkirim cepat ke platform Blynk tanpa jeda signifikan. Untuk pengembangan lebih lanjut, akurasi dapat ditingkatkan melalui kalibrasi sensor berkala dan penerapan algoritma yang lebih adaptif, misalnya logika fuzzy atau machine learning.